Home » » Tertinggal

Tertinggal


Ubaidillah bin Umar Al-Qawariry menuturkan:

Tak pernah aku tertinggal shalat jemaah di masjid. Seumur-umur aku selalu melakukan shalat wajibku di masjid dengan berjamaah. Sampai suatu ketika, aku kedatangan seorang tamu yang membuatku terlambat shalat isya. Saat tamu itu pergi aku berusaha mendatangi beberapa masjid barangkali masih ada yang belum menunaikan shalat isya. Namun ternyata semua masjid telah selesai berjemaah dan telah dikunci.

Aku snagat menyesalinya. Baru kali ini aku tak shalat berjamaah. Teringat hadis Rasul bahwa shalat berjamaah itu 27 derajat lebih baik dari shalat sendirian, maka malam itu juga aku melakukan shalat isya 27 kali untuk mengganti shalat jamaahku yang hilang.
Saat aku tidur malam harinya aku bermimpi. Aku mengendarai kuda dengan sekumpulan orang. Mereka begitu cepat mengendarai kudanya hingga jauh mendahuluiku. Aku berusaha untuk mengejarnya namun tak pernah bisa. Salah satu dari mereka menoleh kepadaku seraya berkata, "Hai Ubaidillah, kau tak akan pernah bisa mengejar kami."

"Mengapa?" tanyaku.

Orang itu menjawab, "Karena kami melakukan shalat isya berjamaah, sedangkan kamu tidak."

Sumber: I'aanatut Thaalibiin, Sayyid AlBakri bin Muhammad Syatha Al-Dimyathi, Juz 2, Hal. 5

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu