Home » » Tujuh Hari

Tujuh Hari


Tujuh Hari:

أن سنة الاطعام سبعة ايام بلغني انها مستمرة الى الأن بمكة والمدينة فالظاهر انها لم تترك من عهد الصحابة الى الأن وانهم أخذوها خلفا عن سلف الى الصدر الأول. (ورأيت) في التواريخ كقيرا في تراجم الأئمة يقولون: وأقام الناس على قبره سبعة ايام يقرؤون القرأن

Bahwasanya kebiasaan memberi makan selama tujuh hari (kematian), telah datang berita kepadaku (Imam Jalaludin As-Suyuthi), bahwa kebiasaan itu telah berlangsung hingga saat ini di Makkah dan Madinah. Yang jelas, kebiasaan tersebut tidak ditinggalkan sejak masa sahabat sampai dengan sekarang. Mereka melakukannya secara turun temurun dari masa salaf hingga masa awal. (Saya melihat) dalam beberapa tarikh dalam biografi para tokoh banyak mereka mengatakan: orang-orang melakukan membaca al-qur’an selama tujuh hari di kuburan.

(al-Haawi lil Fataawi, Jalaluddin as-Suyuthi, Darul Fikr, hal. 234)

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu