Home » » Semut Hitam

Semut Hitam


Cerita tentang sekelompok semut yang bergegas memasuki rumah-rumah mereka di bawah tanah demi menghindar dari injakan pasukan Nabi Sulaiman, dan Nabi Dawud yang diberi kelebihan Allah mampu berbicara dengan binatang termasuk semut, adalah sesuatu yang luar biasa. Bukan saja memberi pengertian Nabi Dawud dan putranya Nabi Sulaiman dapat memahami bahasa mereka, tapi juga kita pahami bahwa binatang, termasuk semut, sesungguhnya memahami bahasa manusia. Hanya saja manusianya yang tak tahu bahasa mereka.
Setidaknya sudah empat kali aku mengalami kejadian ini. Seringkali di rumahku aku mendapati sekelompok semut hitam dalam jumlah besar yang sedang membawa benda-benda kecil berwarna putih di kepala mereka. Melihat itu aku merasa khawatir kalau-kalau mereka disemprot oleh anakku dengan obat kimia penyemprot yang bisa menjadikan mereka mati.
Karenanya aku dekati mereka. Lalu telunjukku aku ketuk-ketukkan ke lantai sekitar mereka seraya lirih mulutku berkata, “ayo semut-semut bubar semua..bubar... nanti keburu anakku tahu dan menyemprot kalian. Ayo bubar...”
Aneh, sepertinya mereka memahami ucapanku. Setiap kali hal itu aku lakukan mereka langsung membubarkan diri. Dan tak lama kemudian aku tak tahu kemana perginya mereka. Tak satu pun semut yang tersisa di tempat itu.
(KH. Subhan Ma’mun, Brebes)

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu