Home » » Sunat

Sunat

Hampir seminggu ini orang tua Kafa sempat dibuat pusing oleh anak laki-laki balitanya. Bagaimana tidak, beberapa hari ini, tak ada angin tak ada hujan tak ada petir, tiba-tiba saja si Kafa minta disunat. “Bapak, Bunda, pokoknya hari minggu besok Kafa sunat ya?” begitu katanya berulang kali.
Jelas kedua orang tuanya terheran. Sebelum-sebelumnya tiap kali si Kafa diajak bicara soal kapan ia mau disunat selalu saja balita yang masih berumur empat tahun itu mengelak dan menolak. Sekali ia menyatakan mau disunat nanti kalau sudah kelas lima SD. Lah sekarang, bisa-bisanya setiap hari ia selalu minta segera disunat, besok hari minggu.
Selama beberapa hari ini kedua orang tuanya mencari tahu apa gerangan yang menjadikan anak keduanya itu begitu ngebet pengin sunat. Maka, saat anggota keluarga kumpul dan sedang bersantai, sang bunda menanyainya, “Kafa bener mau disunat hari minggu besok?”
“Iya, Bunda.” Jawabnya tegas.
“Tapi sunat itu sakit lho?” timpal bapaknya.
“Ya ngga papa.” Tegasnya lagi.
“Kenapa sih, kok tiba-tiba Kafa pengin disunat?” bundanya menyelidik.
Dengan enteng dan lancar balita itu menjawab, “Kalau aku sunat kan nanti teman-temannya Bapak sama teman-temannya Bunda ngasih uang ke aku. Jadinya aku punya uang banyak. Sebentar lagi kan mau puasa. Aku pengin mengundang anak-anak yatim lagi, terus nanti tak kasih uang semuanya seperti tahun kemarin.”
Mendengar jawaban polos itu kedua orang tuanya tertegun. Sementara si Kafa asik melanjutkan mainan mobil-mobilan kesukaannya.


Ini Anakku, Apa Kabar Anakmu?

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu