Home » » Simpanan

Simpanan


Satu ketika aku hendak pergi ke sebuah tempat untuk suatu kepentingan. Aku kendarai sendiri mobil Innovaku. Namun beberapa ratus meter dari rumahku terjadi masalah dengan mobilku. Mobilku mogok. Aku mencoba melihat kerusakannya dan ternyata harus membongkar beberapa bagian. Sayangnya, saat itu aku sama sekali tak membawa peralatan yang biasanya selalu ada di dalam mobil.

Dalam kondisi kebingungan datang seorang tukang becak menghampiriku. Ia menanyakan masalahku. Kujelaskan semuanya kepadanya. Dan tanpa kuduga dan kupinta, tukang becak itu segera bertandang mengurusi masalah mobilku. Mulai dari mencari bengkel dan meminjam peralatan, membongkar ban mobil dan bagian-bagian lainnya, hingga memasangkannya kembali dan selesailah masalah mobilku. Sebelum melakukan itu semua ia sempat berujar, "Panjenengan duduk saja, saya usahakan semuanya beres."

 Ketika aku bertanya mengapa ia begitu semangat membantuku, dia bertutur, "Saya ini tukang becak yang pernah mengantar suatu barang ke rumah Panjenengan. Mungkin waktu itu Panjenengan melihat saya sangat kelelahan, maka Panjenengan memberi saya segelas air putih. Saya sangat senang sekali karena saat itu memang saya sangat lelah dan haus. Hari ini, ketika saya melihat Panjenengan menghadapi masalah, saya sangat ingin membantu menyelesaikannya sebagaimana Panjenengan menyelesaikan masalah saya."

Subhanallah! Aku tertegun mendengar penuturannya. Sejenak kuteringat ajaran agamaku; keridloan Allah pada seorang hamba akan disimpan pada amal baik yang dilakukannya, dan kemarahan Allah pada seorang hamba akan disimpan pada kemaksiatan yang dilakukannya.

(KH. Subhan Makmun, Brebes)

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu