Home » » Jadi Jagoan

Jadi Jagoan

Karena bundanya tidak bisa menjemput maka hari ini Kafa dijemput bapaknya. Seperti biasa balita yang belum genap lima tahun itu dijemput pada jam satu kurang seperempat. Bukan pulang ke rumah, tapi langsung ke Taman Pendidikan Al-Qur’an dengan jadwal masuk jam satu siang.
Saat sang bapak menjemputnya seorang guru berkata kepadanya, “Wah, sekarang si Kafa hantamannya mantap, Pak.”
“Hantaman?” sang bapak tak mengerti. “Memangnya anak saya suka memukul, Bu?”
Sang guru tersenyum. Lalu bercerita, “Di sekolah ini ada anak yang namanya Farel, Pak. Dia suka mengganggu teman-temannya, termasuk si Kafa. Selama ini Kafa selalu diam kalau diganggu sama Farel.
Tapi beberapa hari yang lalu Kafa dan Farel berantem. Awalnya Farel merebut mainan dari tangan Kafa. Kafa tak terima dan mengejar farel. Mainan itu direbut kembali. Farel didorong hingga terjatuh. Pipinya diremas, lalu dipukul. Farelpun nangis keras sekali.”
Bapaknya Kafa mendengarkan serius.
“Nah, semenjak kejadian itu sepertinya Farel mulai takut sama Kafa. Ia tidak berani mengganggunya lagi. Bahkan ia juga tudak berani mengganggu teman yang lain kalau di situ ada Kafa.
Kemarin si Farel mengganggu seorang teman. Kafa melihatnya. Dengan lantang Kafa berteriak, “Hai Farel! Jangan nakalin teman-teman. Awas kalau kamu nakal, tak remes pipi kamu, tak buang kamu ke sawah!”
“Hah?!” sang bapak terheran.
“Tadi juga begitu. Melihat tidak ada Kafa si Farel mengganggu temannya. Tak lama kemudian Kafa datang melihatnya, langsung mendekati Farel dan dengan mantapnya ia tujukan hantaman ke Farel. Untung tidak kena. Farel langsung lari ketakutan. Wah, jadi jagoan sekarang Kafa, Pak.”
“Haduuuh...” sang bapak sambil senyam-senyum


Ini Anakku, Apa Kabar Anakmu?

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu