Home » » Berkhidmah

Berkhidmah

Untuk suatu kepentingan keberkahan ilmu kepada istriku aku meminta waktu untuk berkhidmah kepada guruku Syekh Yasin Al-Fadani, seorang ulama besar asal Indonesia yang mengajar di Masjidil Haram saat itu. Istriku tak keberatan.
Maka sejak saat itu setiap usai waktu ashar aku datang ke rumah Syekh Yasin. Aku layani apapun keperluan beliau. Membuatkan teh, membersihkan rumah, dan pekerjaan apapun yang beliau perlukan. Aku baru meninggalkan rumah beliau seusai shalat isya. Ini aku lakukan terus menerus selama tujuh tahun lamanya.
Atas khidmahku itu aku mendapatkan apa yang aku cari. Di waktu-waktu tertentu beliau sering memanggilku duduk bersama. Kepadaku beliau ajarkan berbagai ilmu yang tak beliau sampaikan di majelis-majelis ilmu yang beliau bina. Aku merasa beruntung.
Pada akhirnya aku diberi ijazah sanad (mata rantai) berbagai bidang ilmu dari berbagai kitab yang pernah beliau pelajari dari para gurunya terus bersambung sampai pengarang kitab itu.
Sekali lagi aku merasa beruntung. Ilmu yang aku dapatkan adalah ilmu yang jelas asal usul sumbernya dan bisa dipertanggungjawabkan karena jelas memiliki silsilah pengajaran dari guru ke guru sampai pada pengarang kitabnya, bukan ilmu liar yang tak jelas silsilahnya.


(Prof. Dr. Sayid Agil Munawwar, dalam acara Halaqah Penguatan Kajian Kitab Kuning, di Ma’had Al-‘Aqidah Al-Hasyimiyah, Matraman, Jakarta, 9 Desember 2013)

1 komentar:

Pengikut

Blog Archive

Popular Posts

Buku Tamu